Senin, 09 Juli 2012

JAWABAN MID SEMESTER IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)

JAWABAN MID SEMESTER IPS
Bagian A
1.      Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) penting untuk diberikan kepada peserta didik di tingkat sekolah dasar dan menengah  karena:
a)      Siswa berasal dari masyarakat dengan wana lingkungan tersendiri
b)      Siswa dapat belajar mengenali manusia dan masyarakat melalui media cetak dan elektronika, bukan hanya melalui sekolah
c)      Perlu dikemas informasi yang datang dari luar sekolah melalui wahana sekolah sehingga informasi yang diterima menjadi lebih bermakna
d)     Siswa dapat mengenali masalah-masalah sosial melalui pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kepekaan untuk menghadapi dan memecahkan permasalahan-parmasalahan sosial

2.      Keterkaitan antara pendidikan IPS dengan ilmu-ilmu sosial yang lain:
Ø  IPS mengambil bahan-bahan dari ilmu-ilmu sosial
Ø  Tidak ada keharusan bahwa semua ilmu perlu diturunkan dalam setiap pokok bahasan IPS, tapi disesuaikan dengan tujuan pengajaran dan perkembangan pesrta didik
Ø  Jenjang pendidikan juga ikut menentukan dan bagian isi ilmu sosial yang diramu menjadi program IPS
Ø  Kesamaannya IPS dapat disusun dengan mengaitkan atau menggabungkan berbagai unsur ilmu sosial sehingga menjadi menarik
·         Persamaan Pendidikan IPS dengan ilmu-ilmu sosial lain terletak pada sasaran yang diselidiki yaitu sama-sama menyelidiki manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
·         Perbedaannya terletak pada tujuan. Pada ilmu sosial bertujuan memajukan dan mengembangkan ilmu masing-masing. Misal, ilmu sejarah yang hanya mempelajari peristiwa yang terjadi pada masa lampau, dan tidak mengaitkan/memasukkan ilmu sosial lain seperti geografi, ekonomi, antropologi, dll. Sementara IPS tujuannya lebih bersifat pendidikan bukan menemukan teori ilmu sosial. Misalnya, peristiwa banjir bukan sekadar masalah geografi, tetapi juga masalah ekonomi, sosial, kesehatan dan lain-lain. Jadi IPS mengkaji mengenai manusia dengan segala aspeknya dalam sistem kehidupan bermasyarakat.
3.      Contoh-contoh konsep IPS yang diambil dari ilmu-ilmu sosial untuk tujuan pengajaran di sekolah:
      Konsep Dasar Disiplin Ilmu         Generalisasi IPS

       a. Geografi                                       Studi tentang penyebaran gejala-gejala pada ruang bumi

           Lokasi                                          Lokasi di permukaan bumi ditentukan oleh kondisi alam, tata lingkungan, sumber daya

        b. Ekonomi                                     Studi tentang usaha manusia untuk mencapai  kemakmuran serta gejala-gejala  yang timbul dari usaha tersebut

            Kelangkaan                                 Sumber daya terbatas, kebutuhan tidak

        c. Sejarah                                         Studi tentang cara penduduk, kelompok manusia dilihat dari kurun waktu masa lalu

             Manusia                                      Umat manusia adalah hasil dari masa lalu



4.      Menurut saya seharusnya konsep IPS terpadu itu bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial  yang terjadi di masyarakat. Melalui pembelajaran IPS yang terpadu siswa dapat memperoleh pengalaman langsung  sehingga siswa berlatih menemukan sendiri berbagai konsep yang dipelajari secara holistik, bermakna, otentik, dan aktif terhadap kebermaknaan pengalaman siswa. Pembelajaran IPS selama ini belum menunjukkan adanya keterpaduan krena sebagian besar dilaksanakan secara terpisah . Pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran IPS masih dilakukan sesuai dengan kajian masing-masing tanpa ada keterpaduan didalamnya. Hal itu sangat menghambat ketercapaian tujuan IPS itu sendiri yang dirumuskan atas dasar realitas dan fenomena sosial di masyarakat. Sistem pembelajaran IPS di Indonesia saat ini jauh ketinggalan dibandingkan dengan negara lain. Misalnya, di Jepang pelajaran IPS di berikan melalui survey lapangan sesuai dengan masalah aktual yang terjadi di masyarakat. Sedangkan di Indonesia terjebak pada pola hafalan saja. Untuk itu sistem pembelajaran IPS saat ini harus diubah agar konsep IPS menjadi terpadu, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini.
5.      Menurut saya pangembangan kurikulum IPS yang menumbuhkan sikap demokratis siswa dan dapat menghargai pluralitas (kemajemukan ) di Indonesia harus mencakup semua pengalaman siswa yang diperoleh dibawah bimbingan sekolah. Kurikulum IPS saat ini tidak menggambarkan satu kesatuan yang terintegrasi, melainkan masih terpisah-pisah antar bidang ilmu-ilmu sosial maka perlu diadakan pengorganisasian terhadap semua mata pelajaran IPS. Kurikulum IPS juga harus memuat bahan yang sesuai dengan institusional dan tujuan pendidikan nasional. Didalamnya hendaknya memuat bahan yang yang memungkinkan siswa dapat berfikir kritis dan membekali siswa dengan kemampuan melakukan analisis sosial. Pengembangan kurikulum IPs hendaknya berisikan garis-garis besar struktur disiplin almu dan model perilaku manusia yang tumbuh dalam masyarakat. Guru juga memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan  kurikulum IPS. Guru harus menerapkan keteladanan dengan menyisipkan nilai-nilai moral sehingga terbentuk karakter pada diri siswa. Guru juga harus menerapkan metode belajar yang kontekstual. Guru sebaiknya menuntut siswa agar selalu aktif sehingga siswa dapat berfikir kritis karena banyak masalah-masalah sosial yang tidak mempunyai jawaban tertentu. Maka dengan itu semua pengembangan kurikulum IPS dapat menumbuhkan sikap demokratis siswa dan dapat menghargai pluralitas di Indonesia.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
;