Senin, 30 Juli 2012

PKn DALAM KONTEKS GLOBALISASI

Pendidikan Kewarganegaraan dalam konteks Globalisasi
A.    Globalisasi Sebagai Proses
Proses globalisasi sebenarnya merupakan gejala sejarah yang telah ada sejak jaman prasejarah. Peristiwa-peristiwa dalam sejarah dunia yang meninggalkan proses globalisasi antara lain:
  1. Ekspansi Eropa dengan navigasi dan perdagangan
  2. Revolusi Industri yang mendorong pencarian pasaran hasil industri
  3. Pertumbuhan kolonialisme
  4. Pertumbuhan kapitalisme
  5. Pada masa pasca Perang Dunia II meningkatlah telekomunikasi serta transportasi mesin jet.
Globalisasi berkembang dalam skala yang luas dipercepat oleh mengalirnya informasi secara bebas dan proses dalam pengembangan dan peberapan tekhnologi yang sangat cepat, membuat setiap negara tidak akan mampu membelokan ke belakang globalisasi. Ini berarti globalisasi merupakan pasar (persaingan) yang keras bagi partisipan dalam semua level dan dalam semua area partisipasi dalam suatu negara.

B.     Globalisasi Di Bidang Sosial Budaya
Globalisasi di bidang sosial budaya terutama menyangkut kebangkitan kesenian, agama, dekade kepemimpinan wanita, kemenangan individu, demokrasi partisipatori, dan desentralisasi. Globalisasi di bidang social yang berkaitan dengan bidang politik, tampak dengan derasnya globalisasi demokrasi partisipatori dan desentralisasi.
Kecenderungan menguatnya demokrasi partisipatori merupakan kondisi yang sangat positif bagi perkembangan civil society. Karena civil society sebagai arena dimana warga Negara melakukan kegiatan secara kolektif untuk mengekspresikan kepentingan, harapan, dan ide, saling menukar informasi, mencapai tujuan bersama, membuat tuntutan terhadap pemerintah, dan meminta pertanggungjawaban pejabat-pejabat pemerintah.

C.    Isu-isu Global Dalam IPTEK yang Berdampak Sosial
  1. Reaksi Suatu Bangsa Terhadap Globalisasi
Reaksi suatu bangsa terhadap globalisasi, dapat dilihat pada program nasionalis dalam menggapai global. Tanggapan terhadap masalah global dapat diklasifikasikan dalam tiga posisi, yaitu: zero-sum nationalism, laissez-faire cosmopolitanism, dan positive economic nasionalism.

  1. Dampak Sosial Dari Globalisasi IPTEK
Beberapa contoh dampak TI terhadap kehidupan social. Misalnya pasar pada mulanya merupakan tempat jual beli dan lokasi pertemuan antar sesama kawan, berkenalan dengan orang dari tempat lain, mencari pacar dll. Setelah ada IPTEK semuanya dilakuakan cukup dengan menggunakan alat telekomunikasi (pembeli dapat pesan barang lewat telephon atau internet). Dampak negative dari perubahan tersebut misalnya semakin menguatnya individyalisme  dan melemahnya idealism. Sedangkan dampak positifnya efisiensi.



semoga bermanfaat:
 follow me: @ardimoviz


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
;